HALOHAA!
Ini hasil praktikkum kelompok 3 :)
Semoga bermanfaat untuk yang membutuhkan. Jangan asal di copy paste yap! Coba di ptraktekkan dulu. Soalnya, mungkin bahan yang digunakan oleh teman-teman di laboratorium berbeda yang kami gunakan. Mungkin PH dari masing-masing bahan berbeda sehingga warna indikator berubah.
Btw, believe in me deh! praktikum itu mengasyikan. Bisa berlagak sok kayak peneliti dengan jas lab sambil ketawa gagah-gagahan itu, something differentnya anak IPA deh!. Never forgetlah bagian pura-pura serius netesin cairan ke plat tetes biar pas difoto hasilnya sok candid! buakakaka :D ntar kalo masa SMAnya kelar kan bisa jadi kenangan yang gak terlupakan.
SALAM MASA PUTIH ABU DARI XI MIA 3 ~
SMA NEGERI 3 KUPANG #SMANTIG'13
LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
A. Judul
Pengujian
Larutan dengan Indikator.
B. Tujuan
Menguji
sifat larutan indikator.
C. Alat dan Bahan
Gambar 1
Alat
dan Bahan Praktikum
1. Plat
tetes
2. Pipet
tetes
3. Kertas
lakmus merah dan biru
4. Larutan
cuka
5. Aquades
6. Air
kapur
7. Alkohol
8. Air
jeruk
9. Air
sabun
10. Larutan
gula
11. Larutan
Amoniak
12. Larutan
asam klorida
13. Larutan
natrium hidroksida
14. Larutan
natrium klorida
D. Cara Kerja
1. Pengujian
dengan kertas lakmus
a. Meneteskan
aquades pada kertas lakmus merah dan biru
b. Mengamati
perubahan yang terjadi pada lakmus
c. Menggunakan
cara yang sama untuk menguji larutan cuka dan air kapur
|
Larutan
|
Perubahan
Warna
|
|
|
Lakmus
Merah
|
Lakmus
Biru
|
|
|
Air Suling
|
Merah
|
Biru
|
|
Larutan Cuka
|
Merah
|
Merah
|
|
Air Kapur
|
Biru
|
Merah
|
Gambar
2
Larutan dalam Gelas
Kimia
2. Menguji
larutan lain dengan cara yang sama, kemudian menyatakan larutan bersifat asam
seperti larutan cuka, basa seperti air kapur, ataupun netral seperti air
suling.
|
No
|
Larutan
|
Perubahan Warna
|
Sifat Larutan
|
|||
|
Lakmus Merah
|
Lakmus Biru
|
Asam
|
Basa
|
Netral
|
||
|
1
|
Gula
|
Merah
|
Biru
|
|
|
√
|
|
2
|
Amoniak
|
Merah
|
Biru
|
|
|
√
|
|
3
|
Asam Klorida
|
Merah
|
Merah
|
√
|
|
|
|
4
|
Natrium Hidroksida
|
Biru
|
Biru
|
|
√
|
|
|
5
|
Natrium Klorida
|
Merah
|
Biru
|
|
|
√
|
|
6
|
Amonium Klorida
|
Merah
|
Biru
|
|
|
√
|
|
7
|
Air Jeruk
|
Merah
|
Merah
|
√
|
|
|
|
8
|
Air Sabun
|
Biru
|
Biru
|
√
|
|
|
|
9
|
Alkohol
|
Biru
|
Merah
|
√
|
|
|
E. Dasar Materi
Istilah asam
(acid) berasal dari bahasa Latin acetum yang berarti cuka. Seperti diketahui,
zat utama dalam cuka adalah asam asetat. Basa (alkali) berasal dari bahasa Arab
yang berarti abu. Seperti halnya dengan sabun, basa bersifat kaustik (licin),
selain itu basa juga bersifat alkali (bereaksi dengan protein di dalam kulit
sehingga sel-sel kulit akan mengalami pergantian). Rasa pahit merupakan salah
satu sifat zat yang bersifat basa.
Kita dapat
mengenali asam dan basa dari rasanya. Namun, kita dilarang mengenali asam
dan basa dengan cara mencicipi karena cara tersebut bukan merupakan cara
yang aman. Untuk mengidentifikasi asam dan basa yang baik dan aman
dapat dengan menggunakan indikator. Indikator yaitu suatu bahan yang dapat
bereaksi dengan asam, basa, atau garam sehingga akan menimbulkan perubahan
warna.
1.
Asam
Asam
merupakan salah satu penyusun dari berbagai bahan makanan dan minuman, misalnya
cuka, keju, dan buah-buahan. Menurut Arrhenius, asam adalah zat yang dalam air
akan melepaskan ion H+. Jadi, pembawa sifat asam adalah ion H+ (ion
hidrogen), sehingga rumus kimia asam selalu mengandung atom hidrogen. Ion
adalah atom atau sekelompok atom yang bermuatan listrik. Kation adalah ion yang
bermuatan listrik positif. Adapun anion adalah ion yang bermuatan listrik
negatif.
Sifat khas
lain dari asam adalah dapat bereaksi dengan berbagai bahan seperti logam,
marmer, dan keramik. Reaksi antara asam dengan logam bersifat korosif.
Contohnya, logam besi dapat bereaksi cepat dengan asam klorida (HCl) membentuk
Besi (II) klorida (FeCl2).
Tabel
beberapa contoh asam
Tabel Asam Kehidupan Sehari-hari
Berdasarkan asalnya, asam dikelompokkan dalam 2
golongan, yaitu asam organik dan asam anorganik. Asam organik umumnya bersifat
asam lemah, korosif, dan banyak terdapat di alam.Asam anorganik umumnya bersifat asam kuat dan korosif. Karena
sifat-sifatnya itulah, maka asam-asam anorganik banyak digunakan di berbagai
kebutuhan manusia.
Buah yang bersifat Asam
2.Basa
Dalam
keadaan murni, basa umumnya berupa kristal padat dan bersifat kaustik. Beberapa
produk rumah tangga seperti deodoran, obat maag (antacid) dan sabun serta
deterjen mengandung basa.
Basa adalah
suatu senyawa yang jika dilarutkan dalam air (larutan) dapat melepaskan ion
hidroksida (OH-). Oleh karena itu, semua rumus kimia basa umumnya mengandung
gugus OH.
Jika diketahui
rumus kimia suatu basa, maka untuk memberi nama basa, cukup dengan menyebut
nama logam dan diikuti kata hidroksida.
Tabel
beberapa contoh Basa
Tabel Basa Kehidupan Sehari-hari
Perbedaan
Sifat Asam dan Basa
Perbedaan Sifat Asam Basa
3. Garam
Orang
mengalami sakit perut disebabkan asam lambung yang meningkat. Untuk menetralkan
asam lambung (HCl) digunakan antacid. Antacid mengandung basa yang dapat
menetralkan kelebihan asam lambung (HCl).
Umumnya
zat-zat dengan sifat yang berlawanan, seperti asam dan basa cenderung bereaksi
membentuk zat baru. Bila larutan asam direaksikan dengan larutan basa, maka ion
H+ dari asam akan bereaksi dengan ion OH- dari basa membentuk molekul air.
H+ (aq) +
OH- (aq) —> H2O (ℓ)
Asam
Basa
Air
Karena air
bersifat netral, maka reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan. Walaupun
reaksi asam dengan basa disebut reaksi penetralan, tetapi hasil reaksi (garam)
tidak selalu bersifat netral. Sifat asam basa dari larutan garam bergantung
pada kekuatan asam dan basa penyusunnya.
Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat
bersifat netral, disebut garam normal, contohnya NaCl dan KNO3. Garam yang
berasal dari asam kuat dan basa lemah bersifat asam dan disebut garam asam,
contohnya adalah NH4 Cl. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa kuat
bersifat basa dan disebut garam basa, contohnya adalah CH3COONa.
Contoh asam kuat adalah HCl, HNO3, H2SO4. Adapun KOH, NaOH,
Ca(OH)2 termasuk basa kuat.
Contoh asam kuat adalah HCl, HNO3, H2SO4. Adapun KOH, NaOH,
Ca(OH)2 termasuk basa kuat.
Tabel
beberapa contoh garam
Tabel Garam Kehidupan Sehari-hari
F. Pertanyaan
1.
Larutan manakah yang mengubah warna lakmus merah menjadi
biru?
Jawab: Air
kapur, Air sabun dan Natrium Hidroksida.
2.
.Larutan manakah yang mengubah lakmus biru menjadi
merah?
Jawab:
Larutan cuka, Asam klorida dan Air jeruk.
3.
Larutan manakah yang tidak mengubah warna kertas
lakmus merah maupun biru?
Jawab: Air
suling, Gula, Amoniak, Natrium klorida, Amonium klorida, dan Etanol.
4.
Sebutkan larutan manakah yang bersifat asam, basa,
atau netral.
Jawab:
a.
Asam
-
Larutan cuka
-
Asam klorida
-
Air jeruk
b.
Basa
-
Air kapur
-
Air sabun
-
Natrium hidroksida
c.
Netral
-
Air suling
-
Gula
-
Amoniak
-
Natrium klorida
-
Etanol
Kurang jelas?
Bisa comment dan puji Tuhan balasnya cepat!
0 komentar:
Posting Komentar